Nomer HP yang saya pakai sekarang bukan merupakan nomer HP dari kota yang saya tinggali sekarang. Kebetulan daerah asal si nomer HP saya ini akan mengadakan pilkada dalam waktu dekat. Akibatnya, setiap hari saya mendapat SMS berisi rayuan palsu para calon kepala daerah untuk memilih mereka. Pada awalnya saya cuek, tapi lama kelamaan saya mulai terganggu dan membalas sms itu dengan kata "BAWEL LO!" atau semacamnya.
Saya anggap semua SMS itu mengganggu. Karena saya tidak punya hak untuk memilih mereka, saya tidak kenal juga dengan mereka, tidak ada urusan jika mereka terpilih ataupun tidak. Jika situasinya saya punya hak untuk memilihpun, saya tetap akan terganggu dengan semua SMS itu.
Saya pikir cara untuk berkampanye itu bukan seperti itu. Mengirimkan SMS bertubi-tubi setiap hari itu sama dengan TEROR! Kalaupun sampe saya pilih merekapun itu semua karna saking terpaksanya saya dan muak diteror tiap hari. Lalu gimana kinerja mereka kalo belum jadi pemimpin aja kerjaannya udah meneror rakyatnya?!

0 comments:
Post a Comment